**************************
Tampilkan postingan dengan label Kurikulum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kurikulum. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Oktober 2011

Profil Alumni


OUTPUT PROFIL ALUMNI

Output alumni PPTQ Assalaam Boarding School Pekalongan setelah mengikuti pembelajaran diharapkan memiliki kemampuan sebagai berikut :

SETARA SMP / MTs (3 TAHUN):
1. Hafal Al-Qur’an 6 Juz (Full Day) dan 15 Juz (Boarding).
2. Muslim yang baik.
3. Warga Negara yang baik.
4. Siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

SETARA SMU / MA (6 TAHUN):
1. Hafal Al-Qur’an 10 Juz (Full Day) dan  30 Juz (Boarding).
2. Muslim yang memiliki pandangan yang syamil mutakammil.
3. Siap menjadi Da’i.
4. Siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kurikulum


KURIKULUM



Kurikulum PPTQ Assalaam Boarding School Pekalongan meliputi Kurikulum yang dipakai ada 2 yaitu Kurikulum SMPIT dan Kurikulum Tahfidzul Qur’an.

KURIKULUM SMPIT

Kurikulum SMPIT adalah Kurikulum perpaduan antara Kurikulum Nasional (KTSP) dengan Kurikulum Diniyah yang disusun secara mandiri oleh PPTQ Assalaam Boarding School Pekalongan. Penerapan kurikulum mengikuti agenda kegiatan belajar mengajar dengan instansti terkait yang berwenang. Sedang untuk waktu dan jam efektif belajar santri disusun berdasarkan kebijakan pimpinan PPTQ Assalaam Boarding School Pekalongan.

KURIKULUM TAHFIDZUL QUR’AN.

            Kurikulum ini disusun secara mandiri oleh Pondok Pesantren Assalaam Boarding School Pekalongan dengan fokus pada pencapaian target hafalan Al Qur’an para santri selama 3 - 6 tahun dengan waktu-waktu talaqi yang telah dialokasikan dan dijadwalkan oleh Pondok, dengan rincian sebagai berikut :
  • Program Reguler Santri SMPIT : 3 Tahun
  • Program Takhasus Santri SMPIT : 4 tahun.
  • Program I'dad Santri SMPIT : 4 Tahun ( 1 Tahun I'dad + 3 tahun reguler)
  • Program Reguler Santri SMPIT-SMAIT : 6 Tahun
  • Program I’dad Santri SMAIT : 4 Tahun.

LANDASAN PENYUSUNAN KURIKULUM

  1. Tahfidzul Qur’an adalah mata pelajaran utama.
  2. Materi penunjang diantaranya: tajwid, tafsir, tasmi’, daurah al qur’an
  3. Target Santri setara SMP/MTs sebanyak 15 juz selama 3 tahun
  4. Target Santri setara SMU/MA sebanyak 30 juz selama 6 tahun
  5. Nilai-nilai al qur’an menjadi spirit aktifitas.

TEKNIS PENCAPAIAN TARGET

  1. Santri dibagi menjadi beberapa Halaqah
  2. Rasio pengampu dan santri = 1 Guru : 15-20 santri
  3. Seluruh pengampu Tahfidz dibawah koordinasi seorang Mas’ul Tahfidz
  4. Mas’ul tahfidz adalah seorang Master Hafidz yang mutqon fii tilawah
  5. Alokasi waktu terbagi menjadi tiga : bakda shubuh, ashar, magrib-isya’.
  6. Ujian tahfidz melalui pintu seorang Master Hafidz.

MARHALAH TAHFIDZ.

Untuk menjamin mutu tahfidz maka dibuat jenjang-jenjang pemenuhan kompetensi dalam Tahfidz atau yang lebih dikenal dengan Marhalah Tahfiz. Ada dua marhalah yang harus dilalui para santri untuk dinyatakan lulus yaitu :

MARHALAH TAHSIN

Marhalah ini harus dilalui seluruh santri agar santri memiliki kompetensi membaca Al Qur’an secara tartil baik fashohah maupun tajwidnya. Ada empat marhalah tahsin yaitu :
1.  Tahsin makhraj
2.  Tahsin nun mati dan mim
3.  Tahsin mad
4.  Tahsin ghorib
5.  Marhalah Tahfidz.

Marhalah ketika santri sudah dinyatakan lulus Marhalah Tahsin.
Ada tiga hal yang dijadikan pedoman dalam pencapaian marhalah yaitu :
1.        Marhalah Tahsin target selesai dalam waktu maksimal 4 bulan
2.        Materi Tahsin disampaikan melalui mapel kelas dan daurah (takamuliyyah ).

Program Pembelajaran


PROGRAM PEMBELAJARAN


PPTQ Assalaam Boarding School Pekalongan adalah lembaga pendidikan yang memadukan sistem pendidikan salafiah ( tradisionil ) dengan sistem pendidikan modern yang berkembang saat ini. Dalam proses pembelajarannya diterapkan  sistem formal dan non formal yang terpadu. Implementasinya dalam kegiatan belajar mengajar diwujudkan dalam bentuk pembelajaran dengan sistem klasikal dan sistem talaqi.

SISTEM KLASIKAL

Disamping mengikuti program Tahfidzul Qur’an, santri juga mengikuti program pendidikan formal yang diselenggarakan selama lima hari dalam satu pekan. Santri mengikuti Kegiatatan Belajar Mengajar di kelas mulai pukul 07.30 – 14.05 WIB, dengan Kurikulum Nasional (KTSP) untuk materi-materi pelajaran umum dan materi-materi pelajaran Diniyah menggunakan Kurikulum pesantren.

SISTEM TALAQI

Diimplementasikan dalam pembelajaran Tahfidzul Qur’an. Dalam sistem ini para santri dibagi kedalam Halaqoh-halaqoh Tahfidz .Tiap Halaqoh beranggotakan 15-20 santri yang diampu oleh satu ustadz atau ustadzah. Materi Talaqi meliputi ziadah dan murojaah.



ZIADAH

Kegiatan menghafal dan setoran hafalan baru dilaksanakan pagi hari dari sebelum sampai ba’da subuh. Santri menghafal sampai jam 06.00 WIB dan menyetorkan hafalan sampai pukul  6.30 WIB.

MUROJAAH

Aktivitas mengulang hafalan yang sudah disetorkan agar tidak hilang. Murojaah dilakukan setiap ba’da Ashar sampai 16.30 WIB.

JENIS PROGRAM

Jenjang SMPIT / MTs, meliputi :
  • Program Tahfidz Reguler SMPIT : 3 tahun
  • Program Tahfidz Tahasus SMPIT: 4 tahun
  • Program Tahfidz Reguler + I'dad SMPIT : 4 tahun

 Jenjang SMPIT / MTs - SMAIT / MA / SMK meliputi :
  • Program Tahfidz Reguler SMPIT-SMAIT : 6 tahun
  • Program Tahfidz Reguler+I'dad SMAIT : 4 tahun.

SISTEM NON FORMAL

            Pembelajaran Non Formal biasanya dilakukan diluar kelas. Pembelajaran non formal ini untuk menjaga keseimbangan antara teori dan  praktik. Melalui kegiatan ini, ilmu yang diperoleh dari kelas langsung bisa diaplikasikan dalam kehidupan nyata, sekaligus untuk menguatkan ilmu para santri. Kegiatan-kegiatan non formal meliputi :

1.    Organisasi Santri Assalaam Boarding School Pekalongan ( OSA ) merupakan wadah bagi santri untuk berlatih organisasi dan kepemimpinan. OSA putra dan OSA putri dipisah.
2.    Khitobah sebagai wadah latihan ketrampilan berpidato/orasi dalam bahasa Arab, Inggris dan Indonesia.
3.    Tasmi’ sebagai media bagi santri  menampilkan kelancaran hafalan dengan disimak santri yang lain.
4.    Tajwidul Lughoh merupakan kegiatan praktik berbahasa arab terbimbing dimaksudkan agar santri dapat mengasah kelancaran percakapan bahasa Arab mereka sehari-hari.
5. Tajwidul Mufrodat merupakan aktivitas pengayaan kosa kata bahasa arab secara berkelompok.
6. Ekstrakurikuler dilaksanakan serentak setiap hari sabtu. Ada bermacam macam ekstrakurikuler yang dapat diikuti santri yaitu ; Khot, Qiroah, Nasyid, KIR, Jurnalistik, Broadcasting, dan Pramuka SIT.
7.    Mukhoyam Al-Qur’an sebagai media santri/siswa untuk bisa berinteraksi dengan Al-Qur’an dengan kuantitas yang banyak.
8. Mentoring merupakan bimbingan khusus yang diberikan kepada para santri untuk membentuk  kepribadian Islam.
9.    Dan beberapa Variasi kegiatan lainnya seperti SuperCamp, BusinesDay, dll sebagai media santri/siswa untuk bisa mengekspresikan seluruh potensi dan kemampuannya.

Sistem formal dan nonformal diatas diprogramkan dan dipraktekkan secara terpadu, sehingga semua materi merupakan satu kesatuan yang utuh.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

page